ZT Kru - шаблон joomla Окна

Berita

JAKARTA [08:20, 1/24/2017] Dalam rangka mengawali kegiatan di tahun anggaran 2017, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengundang jajarannya baik dari unit utama maupun satket-satker yang berada di bawah lingkup kemendikbud untuk mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi.
Kegiatan rakor ini dilaksanakan pada tanggal 23 - 25 januari 2017 di hotel Grand Sahid Jaya Jakarta yang dihadiri oleh 614 orang dari 184 satker dengan peserta terdiri dari KPA, PPK, bendahara pengeluaran dan bendahara penerimaan.

b1

Kegiatan ini dibuka oleh bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang diawali dengan persembahan tari kreasi dari SMKN Solo dan dilanjutkan dengan laporan dari Sekretaris Jenderal Kemendikbud. Dalam laporannya disampaikan bahwa pada tahun anggaran 2016, realisasi anggaran Kemendikbud adalah sebesar 88, 42 % dari pagu sebesar 43,60 triliun. Realisasi anggaran tersebut apabila dikurangi dengan angka self blocking sebesar 3,91 triliun, maka realisasi kemendikbud seluruhnya menjadi 97.70%. Dapat dinilai bahwa realisasi anggaran Kemendikbud sudah baik akan tetapi masih perlu ditingkatkan lagi. Karena itu tema rakor ini adalah "strategi peningkatan kinerja pelaksanaan anggaran kemendikbud". 

 

b3

 

Selanjutnya sambutan dan arahan bapak Mendikbud Prof Muhajir Effendi yang menyatakan bahwa beliau mengapresiasi kinerja satker yg telah memberikan hasil terbaik. Beliau berpesan kita semua jangan berpuas diri, terus meningkatkan kinerja kita, terus jaga integritas, selalu terus berhati-hati dalam menggunakan anggaran, harus transparansi dan akuntabilitas pengelolaan PNBP. Di akhir arahan beliau berpesan agar kinerja keuangan terutama daya serap keuangan di tahun anggaran 2017 dapat lebih ditingkatkan lagi. Kegiatan selanjutnya ditutup dengan persembahan tari dari SMKN Solo #rudisaifullah#

LPMP SUMATERA SELATAN TANCAP GAS
INDRALAYA, 23/1/2017. Dalam rangka mempercepat tercapainya sasaran kinerja lembaga dan realisasi anggaran yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayan melalui DIPA tahun 2017, LPMP Sumatera Selatan pada hari ini telah melaksanakan kegiatan pembekalan pegawai di lingkungan LPMP sebanyak 68 orang untuk di terjunkan ke sekolah-sekolah yang terpilih di 17 Kabupaten/Kota Se-Sumatera Selatan.

171

Kegiatan kunjungan ke sekolah-sekolah tersebut terdiri dari 2 kegiatan yakni kegiatan dalam rangka validasi sekolah calon peserta program sekolah model penjaminan mutu tahun 2017 di 323 sekolah se sumatera selatan dan kegiatan survey dalam rangka mempersiapkan tempat pelatihan kurikulum K13 dengan sasaran yang diperluas. Para petugas telah dibekali dengan instrumen yang harus dibawa ke tempat penugasan dan diisi secara lengkap dan detail mengenai kondisi sekolah yang dikunjungi dan ini akan berlangsung selama 4 hari mulai tanggal 24-27 Januari 2017.

172

Kegiatan validasi dan survey ini dilakukan bertujuan untuk memastikan sekolah-sekolah yang telah diusulkan oleh pihak Dinas Pendidikan Kab/Kota memang layak untuk dijadikan sasaran Sekolah Model Penjaminan Mutu dan sebagai Tempat Pelatihan Kurikulum K13 tahun 2017.
Selamat bertugas dan semoga sukses #sisteminformasi2017#

173

 

 

AUDIENSI LPMP SUMATERA SELATAN DENGAN BUPATI KABUPATEN MURATARA


Muara Rupit, 19//1/2017 Untuk membangun komitmen bersama antara pemangku kepentingan pendidikan di daerah dengan LPMP Sumatera Selatan sebagai UPT Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan terutama dalam mensukseskan sekolah model penjaminan mutu tahun 2017, bertempat di Bina Praja Kantor Bupati Muratara telah dilaksanakan penandatangan MoU antara Ka. LPMP Sumatera Selatan Drr.Yaswardi, M.Si dengan Bupati Muratara bapak Drs.H.Syarif Hidayat.

mta2

Dalam acara tersebut juga telah diserahkan piagam penghargaan dari dirjen Dikdasmen Kemendikbud kepada Bupati atas dukungan dalam mesukses program tersebut. Dalam sambutannya Bupati berjanji akan mensupport di bindang infrastruktur seperti pengadaan dan penataan gedung, pengadaan mobiler, kenderaan operasional sedangkan LPMP diminta bantuannya dalam peningkatan mutu SDM dan manajemen sekolah yang baik.


mta1

LPMP Sumsel berjanji sesuai dengan kemampuan lembaga akan membantu peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Muratara. #sisteminformasi2017#

mta3

 

mta5

MEMBANGUN MUTU MELALUI PROGRAM SEKOLAH MODEL

LUBUK LINGGAU 18/1/2017. Pencanangan sekolah model dalam penjaminan mutu pendidikan berbasis 8 standar nasional pendidikan (SNP) di 17 Kab/Kota se-Sumatera Selatan telah dilaksanakan pada tahun 2016. Program ini bertujuan untuk memastikan 8 SNP terimplementasi dengan baik di sekolah yang dijadikan piloting yang didahului dengan kegiatan pemetaan mutu.

Berdasarkan peta mutu awal dari setiap sekolah disusunlah rangkaian kegiatan pemenuhan kebutuhan termasuk target pencapaiannya yang dibuat siklus dari kegiatan pemetaan, penyusunan peta mutu, penyusunan rencana pemenuhan, pelaksanaan kegiatan pemenuhan kemudian dievaluasi dan disusun rencana tindak berikutnya sehingga dalan kurun waktu 2 tahun siklus mutu akan terealisasi.

llg1

Upaya ini tidaklah mudah karena menyangkut mindset pengelola sekolah yang harus komit dengan mutu termasuk dukungan dari pemerintah setempat sebagai penguasa pendidikan daerah.

llg2

Walikota Lubuk linggau adalah salah satu dari Kepala Daerah di Sumatera Selatan yang memberikan perhatian yang tinggi terhadap upaya memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik bagi warganya melalui penyediaan sekolah-sekolah yang bermutu. "Kita harus memiliki sekolah yang berkualitas dan jika mungkin semua sekolah di kota ini memiliki kualitas yang sama sesuai dengan standar mutu yang ada. Targetnya adalah semakin berkurangnya anak-anak yang melanjutkan pendidikannya di kuar kota lubuk linggau. Kita siap membuka sekolah sampai PT yang berkualitas sehingga menjadi daya saing untuk berpacu tentang mutu dan bukan menjadi pesaing yang harus dipersoalkan. Saya menyambut dan mendukung program LPMP Sumsel dalam menciptakan sekolah model yang berkualitas di lubuk linggau dan siap menbackup dengan dana dan kebijakan" demikian ungkap walikota Drs.SN. Prana Sohe pada acara audiensi sekaligus penandatangan MoU antara LPMP Sumatera Selatan dengan Pemerintah Kota Lubuk Linggau melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bertempat di Pendopo Rumah Dinas Walikota pada tanggal 18/1/2017.

Dalam kata sambutan Ka.LPMP Sumsel Dr.Yaswardi.M.Si telah disampaikan ucapan terima kasih atas dukungan yang luar biasa dari pak walikota dan sebagai penghargaan dalam waktu bersamaan diserahkan piagam penghargaan dari Dirjen Dikdasmen Kemendikbud kepada walikota dan juga Ketua DPRD yang sempat hadir dalam acara tersebut. Kepala LPMP juga menyampaikan bahwa pada tahun 2017 ini jumlah sekolah model di kota lubuk linggau akan ditambah menjadi 19 sekolah.#seksisisteminformasi2017#

llg3

edit

MEMPERTEBAL RASA KEBANGSAAN MELALUI UPACARA KESADARAN NASIONAL DI LPMP SUMATERA SELATAN

Tradisi yang baik dalam rangka memelihara rasa kebanggaan dan cinta tanah air adalah memalui pelaksanaan upacara bendera setiap tanggal 17 pada bulan yang berjalan. "Setidak-tidaknya ada tiga makna yang diperoleh dari upacara ini yakni:

1.Menumbuhkan kesadaran akan cinta tanah air, cinta berbangsa dan bernegara. Cinta kepada negara diwujudkan dalam bentuk pengabdian yang terbaik dibarengi dengan sikap profesionalitas yang tinggi.

2.Menumbuhkan kesadaran profesionalitas dalam bekerja. Sesungguhnya hanya orang-orang yang profesional dan berkualitas yang dapat diterima dan bekerja sebagai ASN termasuk bekerja sebagai pegawai di lingkungan LPMP Sumatera Selatan, karenanyalah semua pegawai diminta untuk selalu meningkatkan profesionalitas sesuai dengan tugas dan jabatannya masing-masing.

3.Mengingatkan dibalik profesionalisme dan tanggungjawab jika dilakukan dengan niat untuk meningkatan kualitas, maka sesungguhnya secara spiritual akan bernilai ibadah di sisi Allah SWT tuhan Yang Maha Kuasa, karena itu luruskan niat dalam bekerja agar diperoleh kesuksesan ganda" demikian bagian dari arahan

Dr.H.Yaswardi,M.Si Kepala LPMP Sumatera pada upacara bendera yang dilaksanakan di LPMP Sumatera Selatan tanggal 17 Januari 2017

edit2

edit3